Sabtu, 09 November 2013

Bahasa Indonesia 2 - Tulisan 2



GDP kita kenapa TURUN?

Sumber  : http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2013/11/06/gdp-kita-kenapa-turun-608148.html

 

Hari ini jam 10:00 WIB Bank Indonesia akan mengumumkan besaran GDP Indonesia YoY (Year on Year) pada bulan berjalan. Diperpikaran akan mencapai 5.60% lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 5.81%. Penurunan ini membuat kita prihatin, tetapi tentu angka itu juga merupakan potret dinamika ekonomi Indonesia. Dari dalam negeri kita tidak pungkiri suasana politik menjelang berakhirnya 2 periode kepemimpinan SBY menimbulkan suasana yang panas. Ini berkait kondisi, dimana SBY tidak bisa mencalonkan lagi sebagai presiden setelah dua periode. Peluang besar bagi munculnya banyak calon alternatif, karena tidak ada lagi incumbent. Tidak heran para menteri dalam partai koalisi pun sibuk curi start atau setidaknya mengamankan kepentingan partainya. Dari kasus korupsi di kementrian yang melibatkan orang partai sampai seorang menteri yang ikut - ikutan mengelu elukan calon alternatif padahal kampanye pun belum dimulai.Kok sepertinya yakin benar dan siap untuk loncat pagar. Walaupun secara etikapun tidak pantas.
Dari luar negeri, membaiknya ekonomi Amerika membuat dana panas yang ditempatkan di pasar modal di Indonesia kembali ke asalnya. Penurunan IHSG belakang ini menunjukkan adanya capital outflow di pasar modal.Pasar Amerika membaik, ya walaupun belum signifikan. Indikasinya, walaupun sempat terjadi shut down karena plaform utang baru yang tidak di setujui Konggres, tetapi tidak terjadi gejolak signifikan. Ini dianggap signal baik dan rencana tappering untuk mengurangi pembelian obligasi pemerintah US oleh the FED. Tetapi pertumbuhan GDP 5.6% pun sebetulnya tidak terlalu buruk, walaupun harus membuat kita waspada. Karena trend penurunan itu setidaknya sudah lama terjadi dari angka kisaran 7% dalam setahun ini.
Perlunya jiwa nasionalisme pagi para politikus karena bagaimanapun mereka panutan konstituennya untuk mengerem nafsu berkuasa jika itu sudah menabrak kepentingan nasional. Presiden dan para menteri sebaiknya kembali ke tugas utama sebagai abdi negara dan tidak sibuk pada urusan partai masing - masing.

Hasil analisa :
Tulisan diatas membahas mengenai dinamika Gross national produt Negara Indonesia pada bulan berjalan. Hari ini jam 10:00 WIB Bank Indonesia akan mengumumkan besaran GDP Indonesia YoY (Year on Year) pada bulan berjalan. Diperkirakan akan mencapai 5.60% lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 5.81%. Penurunan ini membuat kita prihatin, tetapi tentu angka itu juga merupakan potret dinamika ekonomi Indonesia. Hal ini berbuntut pada asumsi bahwa ada beberapa pihak yang tidak cekatan dalam melaksanakan tugas dalam mengurus masalah ekonomi yang menyebabkan penuruna pada GDP kita.Dilihat dari bentuk paragrafnya, tulisa ini bersifat eksposisi krena di dalam tulisan ini penulis berusaha menerangkan dan menjelaskan tentang fenomena GDP yang dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung yang menyebabkan ini terjadi. Jika dilihat dari kalimat utamanya, tulisan ini bersifat paragraf induktif karena inti kalimat yang ada dipaparkan di akhir paragraf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar